Pemasaran : Pengertian Pemasaran & Strategi Pemasaran

            Pembaca budiman, sebelum membahas tentang strategi pemasaran, akan dibahas dulu tentang pengertian pemasaran. Menurut Kotler (2015:9) dalam buku Manajemen Pemasaran Edisi Milenium menyatakan bahwa “Pemasaran adalah proses sosial yang dilakukan oleh inividu dan kelompok mendapatkan apa yang mereka butuhkan dan inginkan dengan menciptakan dan menawarkan secara bebas dan mempertukarkan produk dan jasa yang bernilai dengan pihak lain”.

Menurut Kotler dan Amstrong (2013:5): “Pemasaran adalah proses pemberian kepuasan kepada konsumen untuk mendapatkan laba”. Stanton (2014:16) dalam buku Prinsip Pemasaran menyatakan: “Pemasaran adalah suatu sistem total dari kegiatan bisnis yang dirancang untuk merencanakan, menentukan harga, memprogram promosikan dan mendistribusikan barang-barang yang dapat memuaskan keinginkan dan jasa baik kepada para konsumen saat ini maupun konsumen potensial”.

Pemasaran adalah fungsi bisnis yang mengidentifikasikan kebutuhan dan keinginan yang belum terpenuhi, mendefinisikan dan mengatur besarnya, menentukan pasar sasaran mana yang paling baik yang dapat dilayani, menentukan produk/jasa dan program-program yang sesuai untuk melayani pasar. Sedangkan manajemen pemasaran adalah salah satu kegiatan-kegiatan pokok yang dilakukan oleh perusahaan untuk mempertahankan kelangsungan perusahaannya, untuk berkembang, dan untuk mendapatkan laba, proses pemasaran itu dimulai jauh sejak barang-barang diproduksi. Kegiatan pemasaran perusahaan juga harus memberikan kepuasan kepada konsumen apabila perusahaan tersebut menginginkan usahanya dapat bertahan terus.

Dari definisi di atas secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa pada dasarnya pemasaran adalah suatu proses atau keiatan bisnis yang dirancang untuk memenuhi, memuaskan kebutuhan dan keinginan konsumen akan barang atau jasa melalui pertukaran. Dengan kata lain, aktivitas pemasaran merupakan suatu proses merencanakan, melaksanakan konsep harga, program promosi, dan distribusi barang-barang, jasa-jasa, dan ide-ide untuk menciptakan pertukaran yang sesuai target.

Pengertian Strategi Pemasaran

            Di dalam menjalankan operasinya perusahaan sering kali menghadapi beberapa kendala baik itu dari dalam perusahaan maupun dari luar perusahaan. Masalah dari dalam dapat berupa produk, kualitas, harga dan lain sebagainya. Sedangkan dari luar perusahaan meliputi pesaing, kondisi ekonomi, daya beli masyarakat, dan peraturan pemerintah. Untuk mengantisipasi permasalahan–permasalahan tersebut maka kebanyakan perusahaan melakukan strategi marketing dalam memasarkan produk yang dijual dipasaran.

Kita mulai dari pengertian Strategi. Strategi adalah proses penentuan rencana para pemimpin puncak yang berfokus pada tujuan jangka panjang organisasi. Disertai penyusunan suatu acara atau upaya bagaimana agar tujuan tersebut dapat dicapai. Dalam artian khusus strategi merupakan tindakan yang bersifat incremental (senantiasa meningkat) dan terus menerus, serta dilakukan berdasarkan sudut pandang tentang apa yang diharapkan oleh para pelanggan di masa depan.

Adapun pengertian tentang stategi pemasaran menurut beberapa ahli pemasaran, diantaranya Cannon  (2014:45) dalam buku A Global Managerial Approach yaitu Suatu proses pengambilan keputusan-keputusan tentang biaya pemasaran dalam hubungan dengan keadaan lingkungan yang diharapkan dan kondisi persaingan”.

Ada dua macam strategi pemasaran yaitu strategi pemasaran primer dan strategi pemasaran sekunder. Strategi Pemasaran Primer meliputi cara menambah jumlah pemakai serta cara menambah jumlah pembeli.

Strategi Pemasaran Sekunder meliputi cara mempertahankan pelanggan dan menjaring pelanggan. Cara mempertahankan pelanggan bisa dilakukan dengan cara memelihara kepuasan pelanggan (customer satisfaction). Memudahkan proses pembelian, atau memikirkan agar customer tidak berpindah ke produk lain. Menjaring pelanggan dapat dilakukan dengan dua cara yaitu mengambil posisi berhadapan (head to head positioning) atau berbeda posisi (differentiated position).

Strategi Pemasaran juga dapat dibagi menjadi empat jenis yaitu:

  1. Merangsang kebutuhan primer dengan menambah jumlah pemakai.
  2. Merangsang kebutuhan primer dengan memperbesar tingkat pembelian.
  3. Merangsang kebutuhan selektif dengan mempertahankan pelanggan yang ada.
  4. Merangsang kebutuhan selektif dengan menjaring pelanggan baru.

Berdasarkan pengertian di atas maka dapat disimpulkan bahwa stategi pemasaran merupakan seprangkat alat pemasaran dengan jalan melayani serta memenuhi daripada keinginan dan kebutuhan konsumen, adapun yang tidak kalah pentingnya dengan strategi pemasaran yaitu segmentasi pasar, pemilihan segmentasi pasar ini sangat mempengaruhi sasaran konsumen yang tepat untuk mengkonsumsi, menggunakan, memakai, dan membeli produk yang kita jual.

Menurut Solomon dan Elnora (2013:200), segmentasi adalah “The process of dividing a large market into smaller pieces based on one or more meaningful, shared characteristic”. Dengan melaksanakan segmentasi pasar, kegiatan pemasaran dapat dilakukan lebih terarah dan sumber daya yang dimiliki perusahaan dapat digunakan secara lebih efektif dan efisien dalam rangka memberikan kepuasan bagi konsumen. Selain itu perusahaan dapat melakukan program-program pemasaran yang terpisah untuk memenuhi kebutuhan khas masing-masing segmen.

Segmentasi adalah upaya pembagian pasar, saluran, atau pelanggan ke dalam berbagai kelompok dengan kebutuhan tersebut bisa dilakukan dengan lebih tepat melalui proporsi target. Pasar menjadi semakin tersegmentasi karena teknik produksi masal yang fleksibel memungkinkan memenuhi kebutuhan secara lebih ekonomis, dan kelompok konsumen yang menjadi target media terspesialisasi dengan lebih ketat.

Segmentasi pasar juga bisa diartikan sebagai cara pengelompokan sebuah pasar (pelanggan) ke dalam kelompok-kelompok yang lebih kecil. Ini bukan sesuatu yang secara sewenang-wenang dibebankan pada pengenalan bahwa pasar total sering terdiri dari  pengenalan bahwa pasar total sering terdiri dari subpasar (yang disebut “segmen”)

Ada beberapa variabel segmentasi yaitu:

  1. Demografis

Segmentasi ini dilakukan dengan membagi pasar ke dalam kelompok-kelompok berdasarkan variabel demografis seperti : usia, jenis kelamin, besarnya keluarga, pendapatan, ras, penduduk, pekerjaan, geografis.

  1. Psikografis

Segmentasi ini dilakukan dengan membagi pasar ke dalam kelompok-kelompok yang berlainan menurut kelas sosial, gaya hidup, kepribadian, dan lain-lain. Informasi demografis sangat berguna, tetapi tidak selalu menyediakan informasi yang cukup untuk membagi konsumen ke dalam segmen-segmen, sehingga diperlukan segmen berdasarkan psychografis untuk lebih memahami karakteristik konsumen.

  1. Perilaku

Segmentasi ini dilakukan dengan membagi konsumen ke dalam segmen-segmen berdasarkan bagaimana tingkah laku, perasaan, dan cara konsumen menggunakan barang/situasi pemakaian, dan loyalitas merek. Cara untuk membuat segmen ini yaitu dengan membagi pasar ke dalam pengguna dan non pengguna produk.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *